Seorang pekerja rumah tangga wanita di Bontang melaporkan majikannya yang telah melakukan kekerasan seksual terhadap dirinya. Pelaku memanfaatkan posisi dan kekuasaan sebagai majikan untuk menekan korban dan melakukan pelecehan seksual. Korban merasa tidak memiliki pilihan lain selain bekerja di rumah majikan tersebut karena kebutuhan ekonomi, namun akhirnya melapor setelah mendapatkan dukungan dari teman-temannya. Kasus ini mengungkapkan ketimpangan kekuasaan yang sering terjadi dalam hubungan antara majikan dan pekerja rumah tangga. Banyak pekerja rumah tangga merasa terperangkap dalam situasi tersebut dan sulit untuk melapor karena ketergantungan mereka pada pekerjaan itu.